TNI-Polri Deklarasikan Anti Hoax dan Hate Speech

oleh
265 views

SatuSuaraExpress.com – Dalam rangka mencegah beredar berita Hoax di Media Sosial, Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat menggelar deklarasi anti hoax, hate speech dan isu SARA bertempat di Jembatan Dua, Jl. TB. Angke, Tambora Jakarta Barat, Senin (12/03).

Kapolsek Tambora, Kompol H Slamet R bersama anggota dan elemen masyarakat saat deklarasi anti hoax dan hate speech di Traffic Light Jembatan Dua, Tambora Jakarta Barat, Senin (12/3).

Deklarasi tersebut dengan cara membagikan stiker Anti Hoax, bunga tali kasih yang diikuti oleh Kepolisian Sektor Tambora dan Koramil Tambora, serta komponen masyarakat dari berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan lainnya. 

Menurut Kapolsek Tambora, Kompol H. Slamet R, kegiatan tersebut dalam rangka mencegah maraknya hoax (berita bohong) dan Hate Speech (ujaran kebencian) yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional khususnya di wilayah Kecamatan Tambora Jakarta Barat.

Menurutnya, dibutuhkan sikap dan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menangkis seluruh informasi hoax, hate speech dan SARA yang akan memecah belah NKRI.

Banyaknya berita dan informasi yang beredar bahwa telah terjadi penyerangan para ulama, tentu ini akan menimbulkan kecemasan ditengah – tengah masyarakat.

Sebelumnya Kapolri, kapolda Metro Jaya serta Kapolres Metro Jakbar dengan tegas akan menindak para pelaku penyebaran berita Haox dalam upaya menciptakan situasi yang aman.

Dalam deklarasi tersebut, Kompol H Slamet R juga menyampaikan sanksi pidana bagi pelaku penyebar berita Hoax dan Hate Speech yang diatur dalam Undang-Undang No.11 tahun 2008 tentang ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik ), dimana tim cyber crime Polri sudah menindak beberapa pelaku hoax di beberapa wilayah di Indonesia.

“Bagi penyebar hoax dan Hate Speech dapat dijerat Undang – Undang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp. 100 juta,” kata Kompol H Slamet R.

Editor: mw